Kabar Utama

Aksi pergerakan Forum Insan Pers Peduli (FIP) Menjadi Sejarah

66 Views

MaliqNews.com | Makassar – Aksi pergerakan Forum Insan Pers Peduli (FIP) menjadi sejarah, pertama atas perjuangan hati nurani bagi para pewarta ,sebagai wartawan insan seniman jalanan,”Hadir dalam aksi damai Ketua Ketua PW MOI ,DPW MOI ,Media Online Indonesia (MOI) Sulawesi Selatan , LSM PERAK, Ajoi Sulsel, Join Sulsel, serta puluhan pimpinan redaksi dan wartawan media cetak dan media online kota Makassar dalam aksi ini tetap mengikuti prokes.Rabu 13/1/2021.

pergerakan ini ,untuk mengawal langka langka proses pelaporan pengaduan,sibecce,yang diketahui bernama Emmy Nur yang telah menghalangi tugas tugas ,seorang jurnalis ,untuk melakukan komprimasi terhadap kepala sekolah SMA NEG 5 pada saat melakukan peliputan Program Nasional Vaksinasi diJalan.Taman Makam Pahlawan No.4 Kelurahan Tello Baru Kecamatan Panakkukang.

“Kasubag Umum Disdik Prov Muhammad Hazairin SH,MH ,saat menerima insfirasi ,didepan halaman kantor ,saat ,dirinya menemui rekan rekan media ,memaparkan bahwa kami selaku kasubag umum disdik tetap menjunjung tinggi UUD PERS NO.40 dan akan menindak lanjuti tuntutan para teman teman wartawan ,terkait kasus adanya dugaan pelanggaran ,dan yang lainnya ,terhadap ucapan yang dilontarkan sibecce,dalam pristiwa ini sangat kami sayangkan dan akan kami tindak lanjuti

Setelah melakukan orasi di depan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, para pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Forum insan pers ini melanjutkan unjuk rasa didepan kantor Polda Sulsel sekaligus melakukan pelaporan.

Moment bersejarah terhadap para wartawan dan lsm yang turun bersatu ,berbaur dalam aksi demo.damai depan kantor Disdik Prov sul sel dan bergerak ke Polda sulawesi selatan ,yang sejatinya berprofesi sebagai.media selaku wartawan,dalam Hal ini Puluhan Tim pengacara dari berbagai elemen asosiasi dan lsm ,mengawal aksi pelaporan pengaduan

Kordinator Lapangan (Korlap) Arieawan menberi aspresiasi ,terhadap rekan rekan yang telah hadir menberi dukungan moril kepada kawan-kawan wartawan selaku kontrol sosial dalam pengawasan di lapangan dan tetap menjaga Marwah dan integritas seorang jurnalis,”pungkasnya.

(SRD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *