Opini

Berbuatlah Terus, Tanpa Harus Dipuji

66 Views

Oleh : Chaidir Toweren

Maliqnews.com — Setiap kita pasti Pernah merasa kesal ketika sebuah niat baik yang kita lakukan malah disambut buruk oleh orang lain. Dan saya juga memahami bahwa kita pasti merasa sedih saat kebaikan kita tidak dihargai sama sekali. Itulah hidup, terkadang berjalan tak sesuai dengan harapan. Ada realitas yang harus kita terima meski itu pahit.

Tidak semua niat baik kita akan disambut dengan baik pula oleh orang lain. Tak semua kebaikan kita akan dibalas dengan kebaikan yang sama oleh orang lain . Bahkan terkadang senyuman kita saja, bisa jadi dibalas dengan tatapan sinis. Namun, berbuat baik tak harus selalu dikaitkan dengan penilaian orang lain. Yang terpenting adalah niat yang akan kita lakukan.

Berbuat baiklah karena semata-mata kamu itu memang orang baik. Tidak harus menunggu balasan kebaikan yang sama dari orang yang kamu buat baik. Tidak perlu mengharapkan pujian atau balasan besar karena perjalanan hidup pasti ada akhirnya. Kita berbuat baik karena kita memang ingin menebarkan kebaikan. Bukan untuk mendapatkan pujian atau balasan kebaikan yang sama dari orang yang kita berikan kebaikan.

Kita hidup di dunia ini hanya sementara. Karena sifatnya yang sementara itu, maka kita pun perlu memilih prilaku hidup yang tepat. Salah satunya adalah dengan berbuat baik di situasi apa pun, kapan pun, dan di mana pun. Berbuat baik bisa mendatangkan ketenangan dan kenyamanan untuk hidup kita sendiri. Tak perlu mencemaskan atau mengkhawatirkan penilaian orang lain, sebab tidak semua orang perlu paham akan situasimu. Karena tidak semua orang juga faham apa yang kamu lakukan.

Kita tak pernah bisa mengatur penilaian atau balasan orang lain terhadap perbuatan kita. Sungguh sangat melelahkan jika kita terus bergantung pada penilaian orang lain atas hal-hal yang kita lakukan. Daripada terus merepotkan diri sendiri dengan hal tersebut, ada baiknya kita niat melakukan suatu kebaikan atas nama kebaikan itu sendiri. Kita melakukan kebaikan karena memang itu hal yang benar untuk dilakukan. Bukan untuk dipuji atau dibalas.

Kita melakukan perbuatan baik, hal yang pertama kita dapatkan adalah kebahagiaan hati. Mungkin ini bisa jadi semacam mantra untuk diri kita sendiri. Terus berbuat baik bisa mendatangkan kebahagiaan dan kepuasan batin. Tak perlu memusingkan balasan atau penilaian orang lain terhadap kita. Cukup kita lakukan hal-hal yang bisa kita lakukan dengan sebaik-baiknya, lalu biarkan semesta bekerja dengan caranya sendiri untuk menghadirkan lebih banyak anugerah di sekitar kita. Karena hidup bukan abadi, dan rumus hidup pasti ada akhir dan hari perhitungan.

Tetaplah berbuat baik di mana pun kita berada. Mungkin kita belum menjadi orang yang benar-benar baik, tapi setidaknya dengan melakukan suatu kebaikan kita bisa membuat hidup kita lebih berarti dan bermakna terhadap orang lain. Selalu berpositif thinking terhadap orang lain, karena penyakit yang terbesar adalah penyakit hati.

Semoga kita semua bisa senantiasa menjaga niat baik kita dalam melakukan segala hal kebaikan dimuka bumi ini, karena niscayalah kebahagiaan hati lebih tinggi dari kebahagiaan materi. Intinya kita juga harus berani berterima kasih terhadap orang-orang yang selama ini sudah berbuat baik kepada kita. Jauhkan penyakit hati, karena kunci bahagia adalah hati, kunci sehat adalah hati. Bila hati sehat insyAAllah semuanya akan mengikuti.

Tetap lah terus menebar dan berbuat kebaikan, tak perlu pujian dan sanjungan, biarkan cibiran dan cemoohan yang diberikan kepada kita, karena sudah pasti orang baik akan melakukan terus kebaikan begitu juga sebaliknya. Semoga bermanfaat bagi penulis tersecara khusus dan pembaca sekalian. Semoga kita merupakan golongan orang-orang yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.