Kabar Utama

Kang Haji Harry Khoerul Tantang Kapolri ” Sumpah Pocong ” Zero Rupiah Untuk Masuk Akpol

103 Views

Maliqnews.com | Jakarta —
Harry Khoerul Anwar SH. Selaku Pelaksana Tugas Sekretariat Jendral Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI ( BPI KPNPA RI ) dalam wawancara dengan awak media di Bandung Jawa Barat mengungkapkan terkait dengan Rekrutmen Anggota Polri masih ada penyimpangan yang terjadi dalam penerimaan calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol)

Harry Khoerul Anwar yang akrab disapa Kang Haji Harry menyatakan penyimpangan itu terjadi sejak awal proses perekrutan calon anggota polisi tingkat Tamtama, Bintara, Akpol

” BPI KPNPA RI” selaku Lembaga Peneliti Independen dalam melakukan penelitian terhadap para Penyelenggara Negara melihat bahwa dalam hal Rekrutmen Semua nya ini semestinya harus satu atap dibawah komando dan kontrol Kapolri langsung , sehingga tidak ada kesan ada peserta yang lulus tahapan didaerah tiba tiba lolos seleksi di Panitia Pusat dan ada sebaliknya, lolos didaerah , tiba tiba gagal diPanitia Pusat serta ada tidak lolos didaerah dan tiba tiba lolos di Panitia Pusat di Semarang ,ini masih ada banyak terjadi dan bisa ditemui Untuk itu Kang Haji Harry Khoirul siap dihadirkan dalam melakukan diskusi dengan Kapolri dan Pejabat Utama Polri terkait Polri bersih dari KKN di dalam Rekrutmen Anggota Polri.

Kami dari BPI KPNPA RI Sudah sejak lama melakukan penelitian di berbagai Polda maupun di Mabes Polri dan ada masih ditemukan kecurangan dan penyimpangan didalam seleksi awal sampai ke tahapan seleksi akhir terkait dengan rekrutmen Polri dan mengapa Kami berani mengatakan seperti itu kepada Kapolri bila memang untuk masuk Akpol ” Zero Rupiah ” maka apakah Kapolri siap untuk melakukan ” Sumpah Pocong ” dihadapan publik untuk membuktikan bahwa Polri dibawah komando Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo benar bersih dan tidak ada lagi Suap dalam Rekrutmen Polri.

Kami juga memberi apresiasi kepada Kapolri bahwa adanya oknum yang terlibat didalam rekrutmen sudah ada dilakukan penindakkan baik dengan pemecatan maupun proses hukum pidana sampai ketahap persidangan umum terlibat, namun masih ada oknum Polri yang masih memposisikan sebagai calo rekrutmen Polri Makanya saya selaku PJ Sekjen Di BPI KPNPA RI sangat mengaharapkan kepada Kapolri dalam bersih-bersih,”tidak menggunakan sapu kotor namun harus dengan sapu yang bersih agar tidak ada lagi calo maupun orang dalam di tubuh Polri yang terlibat dalam rekrutmen penerimaan anggota Polri tutur Kang Haji Harry di Kota Bandung

Kang Haji Harry juga menambahkan banyak oknum Polri yang ditangkap oleh Propam Polri Dari BPI KPNPA RI sangat berharap kepada Kapolri jangan dilevel bawah saja yang terungkap namun harus bisa menyentuh kelevel Pimpinan Utama Polri yang terlibat didalam rekrutmen Polri tersebut

Dalam setiap kesempatan, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo
mengungkapkan kepada publik, bahwa Polri memiliki aplikasi Clean and Clear dan Whistle Blower dimana dari System yang telah disosialisasikan kepada para Peserta Calon Taruna / Taruni untuk menyampaikan pengaduan terkait ada dugaan penyimpangan serta pungli dalam seleksi catar Akpol, sebagi bentuk dan wujud Polri kepada Publik untuk Transparansi bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan juga harus siap melakukan komunikasi secara aktif kepada warga masyarakat yang benar mengetahui adanya.

Penyimpangan dalam rekrutmen Polri, serta Polri tidak segan untuk meminta saran dari berbagai elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi tahapan seleksi penerimaan Akpol dan ini yang harus bisa dibuktikan Kapolri kepada Publik bahwa Polri tidak ada lagi menerima suap dan pungli dalam rekrutmen polri.

Pelaksana Tugas Sekjen BPI KPNPA RI Kang Haji Harry siap tampil mewakili Publik dan siap memenuhi undangan dari Kapolri terkait peran aktif dari BPI KPNPA RI dalam mengawal Polri yang bersih dari Pungli setidaknya dari PLT Sekjen BPI KPNPA RI ini mempunyai 20 pertanyaan untuk para Calon Taruna / Taruni Akpol, kami dari BPI KPNPA RI merasa miris dengan masih adanya percaloan dalam rekrutmen Polri serta sudah banyak peserta catar Akpol yang seharusnya tidak lolos karena berbagai kendala tetap diluluskan karena adanya permainan didalam internal polri sendiri.

Untuk itu dari BPI KPNPA RI memberikan dukungan kepada Kapolri dalam membenahi sumber daya manusia di SDM Polri, sehingga dalam proses maupun seleksi penerimaan anggota Polri secara terpadu (Akpol, Bintara, Tamtama), dari Panitia Daerah Polda maupun Pusat di Mabes Polri tidak ada lagi percaloan dan Polri berani menerapkan komitmen bersih dari KKN dan transparansi.

Wartawan : Wiwin Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.